Angkat Derajat Cendol, Danu Berguru Cendol hingga ke Pelosok Daerah

Screenshot_22Radja Cendol ini di kenal jadi salah gerai cendol paling banyak di Indonesia. Ada lebih dari 700 gerai Radja Cendol dengan system waralaba yang menyebar di semua Indonesia. Dalam satu hari Radja Cendol mendistribusikan 10. 000 gelas cendol ke customer.

Suksesnya Radja Cendol tidak beda karna tangan entrepreneur Danu Sofwan (30). Usaha meniti usaha cendol Danu jadi inspirasi fresh di dalam ramainya usaha minuman dari luar negeri. Tetapi Danu tidak membuat bisnisnya dengan gampang semuanya dikerjakan dari 0.

Terutama Radja Cendol mungkin saja pertaruhan Danu, selesai tidak berhasil membuat 10 usaha sebelumnya Radja Cendol.

” Saat saya buat rencana Randol, saya percaya ini juga akan jadi suatu hal. Saya yakin ini juga akan jadi suatu hal yang disenangi orang-orang, ” kata Danu waktu diwawancara KompasTravel.

Sebelumnya meniti usaha cendol di th. 2013, Danu pastinya lakukan penelitian. Ia menyebutkan perlu untuk buat cita rasa cendol yang baik. Bila tidak produknya juga akan ada dibawah harapan customer.

” Saya mulai usaha ini dengan zero capital (modal 0). Saya membuat Randol lewat cara mencicil. Awalannya saya mencari pembuat cendol di Jakarta serta Bogor namun banyak yang katakan penghasil cendol berada di daerah Jawa, ” kata Danu.

Dengan uang yang minim Rp 300. 000, Danu pada akhirnya nekat lakukan perjalanan mencari beberapa pembuat cendol paling baik. Awal perjalanan ia naik kendaraan umum supaya hingga ke Banyumas. Disana tampak titik jelas, yaitu beberapa pedagang cendol yang menjamur.

” Di pinggir sawah saya saksikan banyak pedagang cendol, saya hampiri satu-satu. Saya beberapa bertanya resepnya seperti apa. Cara membuat seperti apa. Waktu itu saya katakan, saya ada pekerjaan universitas. Mereka begitu terbuka serta memberitahu cara membuat cendol, saya tulis semuanya, ” katanya.

Dari Banyumas, Danu lalu menuju ke Pekalonggan yang populer dengan beberapa pembuat cendol andal yang berhasil di Bandung. Terakhis Danu pergi ke Lampung untuk belajar cendol.

Minuman cendol inovasi baru, Radja Cendol.
Minuman cendol inovasi baru, Radja Cendol. (Dok. Radja Cendol)

Ia kembali kenang sekali lagi perjuangannya dahulu. Dari lakukan perjalanan backpacker untuk belajar buat cendol, tidur di mushala, ketinggalan bus, mengamen, sampai jadi sopir rekannya sendiri untuk menyatukan modal meniti Radja Cendol.

Selanjutnya usaha Danu tidak percuma, pulang dari perjalanan belajar cendol ia bereksperimen sendiri. ” Itu sulit banget karna tidak mudah buat cendol, saya cobalah mencari perajin cendol serta ajak kerja sama, ” kata Danu.

Inspirasi selanjutnya yaitu memohon cendol yang memiliki ukuran semakin besar serta kenyal untuk ‘mencolek’ pasar minuman bubble dari Taiwan yang waktu itu tengah masif.

Radja Cendol selanjutnya memperoleh tempat di orang-orang serta selalu berkompetisi dengan gerai minuman cita rasa luar negeri yang makin ramai.

Danu banyak juga memperoleh penghargaan, satu diantaranya Randil jadi The Best Innovative Traditional Drinks 2015 yang diserahkan segera oleh Kementerian Koperasi serta UMKM Republik Indonesia.

Tetapi seperti usaha beda, Radja Cendol juga alami tantangan sendiri, terlebih selera customer yang masih tetap lebih ketertarikan pada product luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *